Wednesday, October 17, 2012

Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham

Artikel ini merupakan rangkaian kultwit oleh Ellen May @pakarsaham:

Pada dasarnya Online Trading Forex dan Online Trading Saham mempunyai tujuan yang sama, yaitu meraih keuntungan dari selisih pergerakan harga. Namun banyak trader yang beranggapan Trading Forex lebih sexy atau menarik dibanding Trading Saham, Mengapa? Mari kita bahas.

Perbedaan Trading Forex dan Trading Saham antara lain adalah kapitalisasi, likuiditas, kecepatannya, pergerakan harga, pengaruh dan ruang lingkupnya. Aspek kapitalisasi Forex tidak terbatas, likuiditasnya pun sangat tinggi karena ditransaksikan di seluruh dunia. Forex market juga memiliki kapitalisasi dan likuiditas paling besar di dunia bila dibandingkan dengan Stock market.

Sebagai Perbandingan, jika Bursa Efek Indonesia memiliki transaksi harian 4 triliun sampai 5 triliun per hari, pasar forex dunia 3.5 triliun dollar. Maka bisa disimpulkan bahwa pasar Forex 1000 kali lebih likuid dari pasar saham lokal atau indonesia.

Pasar Forex buka 24 jam dari hari Minggu pukul 14:00 EST hingga hari Jumat pukul 16:00 EST. Sedangkan  bursa saham dalam negeri buka hari Senin hingga Jumat jam 09.30 s/d 16.00, belum dipotong lagi oleh jam istirahat siang.

Pergerakan harga Forex memberi keuntungan dari dua arah yaitu dari transaksi Buy dan Short. Sedangkan di bursa saham kita, keuntungan hanya diperoleh ketika harga saham naik dengan transaksi Buy. Jadi, dalam bursa saham biasanya trader untung besar ketika trend harga saham sedang naik. Namun, ketika harga saham turun, trader Indonesia tidak bisa melakukan short selling. Lain halnya dalam pasar forex, market yang sedang turun pun bisa dimanfaatkan untunk trading atau short selling.

Dalam Pasar Forex, pengaruh berita ekonomi atau yang biasa kita sebut dengan Fundamental sangatlah besar dan berdampak pada pergerakan harga. Keluarnya sebuah berita ekonomi bisa berdampak pada harga semua pair mata uang melonjak atau turun tajam. Pasar saham dalam negeri sangat rentan terhadap rumor dan mudah digerakan oleh pihak bermodal besar atau biasa disebut "bandar" oleh para trader. 

Pasar Forex lebih sulit digoreng atau dimainkan harganya karena merupakan pasar dengan kaputalisasi dan likuiditas terbesar di dunia. Dalam pasar forex, 80% dana dikuasai oleh institusi atau big boys dan 20% yang beredar adalah retail.

Priofit Online Trading Forex dan komoditas memang jauh lebih cepat dibanding Online Trading Saham, namun resikonya juga jauh lebih besar. Resiko dan imbal hasil di Forex lebih besar karena volatilitas yang tinggi dan menggunakan sistem Leverage. Leverage memungkinkan trader Forex membeli sebuah produk seharga USD $1000 dengan hanya USD $10 (Leverage 1:100)

Leverage yang digunakan dalam Online Trading Forex dan Komoditas bisa menjadi pedang bermata dua. Karena leverage dalam Forex ibarat seseorang yang membangun bisnisnya dengan menggunakan hutang. Dengan leverage, keuntungan memang menjadi berlipat ganda, namun jika rugi pun akan berlipat ganda, sama persis dengan bisnis yang dibangun dengan hutang. Dalam Forex dan komoditas Trading, jika tidak disiplin dalam membatasi kerugian, modal yang dimiliki bisa tergerus habis karena margin call.

Sedangkan dalam saham, Teknikal dan Fundamental bagus, Profitnya memang tidak sebesar di Forex, namun resiko yang dihadapi pun jauh lebih kecil. Maka bila menyimpulkan bahwa trading Forex atau komoditas lebih tinggi kemungkinan keuntungannya dan lebih tinggi resikonya dari pada Trading Saham, itu 100% benar.

Maka bila anda seorang pemula, mulailah dari Online Trading Saham terlebih dahulu sampai Psikologi Trading anda mapan baru mencoba Online Trading Forex. Pada dasarnya, Online Trading apapun bisa membuat anda untung maupun buntung. Maka pahamilah resiko berinvestasi, pelajari strateginya dan minimalkan resikonya, baru anda dapat menikmati hasilnya.

Sesuaikan instrumen Online Trading yang cocok dengan skill dan karakter anda. Jika anda belum terlatih, mulailah dari investasi yang beresiko lebih rendah. Tidak ada jalan yang instan menuju keberhasilan dalam Online Trading dan berinvestasi. Jangan hanya tergiur hasilnya saja, tapi anda harus menguasai dasar Analisis Teknikal, Analisis Fundamental, Psikologi Trading dan juga DisiplinSemoga bermanfaat. Happy Profit

No comments:

Post a Comment