Tuesday, October 30, 2012

Menyeimbangkan Emosi Untuk Online Trading

Sebagai seorang manusia, seorang trader tentu tidak bisa lepas dari emosi. Hal tersebut normal adanya, namun emosi yang tidak terkontrol bisa merusak rencana Online Trading anda. Ada dua macam faktor psikologis atau emosi utama yang bisa mempengaruhi kesuksesan seorang trader, yaitu Fear (ketakutan) dan Greed (keserakahan).

Pada saat suatu harga saham naik drastis, anda bisa saja serakah ingin memperoleh keuntungan yang banyak, kemudian anda nekat membeli di harga tinggi. Di saat harga malah turun, anda tinggal gigit jari. Di waktu lain, saat harga saham sudah mencapai target profit yang anda tentukan, bisa saja anda memilih menahan saham tersebut dengan harapan meraih untung yang lebih besar. Tetapi harga malah berbalik dengan cepat dan anda jadi merugi.

Ketakutan sangat wajar dialami para trader, terutama saat harga saham yang dibelinya turun. Namun bila terlalu takut, ia malah buru-buru menjualnya. Jika ia sabar, bukan tidak mungkin harganya berbalik arah dan malah untung. Ketakutan adalah hal yang lumrah. Takut rugi, takut kejeblos, semuanya manusiawi. Jika sama sekali tidak takut, seorang trader malah bisa jadi sembrono, asal beli, asal tubruk. Ketakutan yang belebihanlah yang tidak menguntungkan, karena ia akan selalu terlambat untuk melakukan tindakan atau terburu-buru mengambil tindakan. Sehingga malah rugi atau keuntungan yang didapat hanya tipis.


Menyeimbangkan ketakutan dan keserakahan adalah kebutuhan mutlak yang perlu anda miliki. Jika tidak, selama apa pun anda bertransaksi saham, anda tidak akan pernah untung.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat anda lakukan dalam menyeimbangkan Fear dan Greed dalam Online Trading:


  1. Kesuksesan anda sangat dipengaruhi bagaimana anda menyeimbangkan peran ketakutan dan keserakahan dalam keseharian transaksi Online Trading anda. Orang yang memiliki kontrol diri yang baik akan dengan  mudah melakukannya. Namun, bila anda sulit mengendalikan, anda dapat berpegang pada disiplin mengikuti perencanaan trading. Analisa dan tentukan mana saham yang akan anda beli, tentukan titik take profit dan stop loss. Lakukan hal ini: plan the trade and trade the plan.
  2. Ketakutan sangat dipengaruhi bagaimana anda mengatur cash flow anda. Jika anda menggunakan utang, margin, atau menghabiskan semua kekayaan anda di saham, bisa dipastikan anda akan sangat ketakutan kalau saham tiba-tiba anjlok.
  3. Realisasikan profit jika sudah untung sesuai target anda. Bersyukurlah dengan apa yang sudah anda dapat. Jangan terlalu ingin untung banyak. Masih ada banyak waktu di lain hari untuk melakukan trading. Tentukan titik take profit anda. Berhenti trading setelah untung jika perlu.
  4. Ini mungkin klise, tapi anda bisa memulai trading anda dengan berdoa. Bukankah anda sedang berusaha mencari uang dengan halal, mengapa tidak meminta petunjuk-Nya? Percayalah, ada banyak hal yang tidak bisa anda kontrol dalam hidup ini..
















No comments:

Post a Comment