Friday, October 19, 2012

Manajemen Cash Flow Dalam Online Trading

Artikel ini merupakan rangkaian kultwit oleh Ellen May @pakarsaham:

Kesuksesan Investor dan Trader baik itu investor jangka panjang , menengah atau Online Trading jangka pendek sangat bergantung pada kemampuannya dalam mengelola uang. Manajemen Cash Flow sangatlah penting bila anda ingiin mendapat keuntungan maksimal di dalam Online Trading atau Investasi Saham.

Salah satu prinsip utama yang sebaiknya anda pegang saat berinvestasi adalah gunakan uang nganngur atau idle money anda. Online Trading dalam pasar saham termasuk investasi yang memiliki resiko cukup besar, dimana unsur ketidakpastian sangatlah besar. Bila anda mengalami kerugian yang tak terkontrol, uang yang tadinya akan digunakan untuk dana pendidikan bisa saja lenyap tak bersisa.

Keuntungan lain menggunakan dana khusus untuk investasi adalah anda akan lebih tenang dan emosi lebih terjaga ketika Online Trading Forex maupun Saham. Emosi yang baik akan memudahkan anda untuk mengambil keputusan trading dan investasi dengan lebih objektif dan rasional.


Dengan prinsip tersebut, anda sebaiknya tidak berhutang sepeserpun untuk berinvestasi maupun Online Trading. Ada beberapa orang yang sangat spekulatif, berhutang di luar kemampuannya dan hutang tersebut dibelikan saham sambil berharap sahamnya akan melonjak. Berhutang untuk Online Trading resikonya sangat besar, tidak hanya uang saja tapi juga bisa mempertaruhkan seluruh keluarga.

Bagaimana dengan fasilitas margin atau hutang yang disediakan oleh sekuritas? Fasilitas ini sangatlah menarik, dengan margin yang disediakan memang anda bisa bertransaksi di luar modal yang anda sediakan, alias ngutang dulu pada sekuritas. Fasilitas margin pada sekuritas ini seperti fasilitas hutang pada bank untuk berbisnis, fungsinya sebagai leverage atau daya ungkit.

Pemakaian margin ibarat seperti kita menggunakan kartu kredit, sekarang anda tidak perlu bayar, tapi pada akhirnya anda harus membayarnya juga. Pemakaian margin sebenarnya sangat membantu anda dalam pengaturan cash flow, tidak berbahaya jika anda punya cadangan dana. Misalnya jika modal anda 100 juta, sekuritas memberikan margin 100 juta, untuk berjaga-jaga anda harus punya cadangan dana sebesar 100 juta. Anggaplah margin hanya sebagai alat bantu untuk memudahkan transaksi, jadi anda tidak perlu setor dan tarik uang berkali-kali. Gunakan margin hanya bila anda merasa perlu dan apabila anda memiliki dana cadangan sebesar margin yang anda gunakan.

Jangan gunakan semua uang anda untuk Online Trading, anda harus memiliki dana cadangan untuk kebutuhan lain di masa mendatang. Bila membeli saham, jangan belanjakan semua uang anda sekaligus, Anda dapat membagi porsi dana anda, misalnya anda membelanjakan 10% - 20% dana anda pada suatu saham, di hari lain anda membelanjakan 10% - 20% lagi dan seterusnya.

Dalam Online Trading, jangan memborong saham sekaligus karena anda tidak pernah tahu saham tersebut akan naik atau turun, selalu antisipasi bila saham bergerak turun. Anda harus membagi uang anda, misalnya 10% untuk Online Trading, 30% untuk trading jangka menengah, 60% untuk trading jangka panjang sesuai dengan kebutuhan anda. Bila memungkinkan, sediakan dana cadangan untuk membeli saham pada saat crash  atau untuk value investing.

Demikian pembahasan tentang Manajemen Cash flow dan penggunaan margin dalam Online Trading. Semoga Bermanfaat. Happy Profit

No comments:

Post a Comment