Trader adalah individu yang melakukan kegiatan jual beli jangka pendek atau disebut juga investor jangka pendek. Investor jenis ini sebagian besar melakukan aktivitasnya melalui Online Trading dan membuka maupun menutup dalam jangka waktu relatif pendek, bisa dalam hitungan detik, menit, jam, beberapa hari atau minggu sampai maksimal beberapa bulan. Berikut ini kita akan membahas berbagai macam Tipe Trader dan perbedaannya.
1. Tipe Trader Scalper
Gaya Trading: Agresif
Jumlah Trading: Banyak
Time Frame: Sangat Pendek (menit-jam)
Chart: Tick-M5
Arti sebenarnya dari kata scalper adalah kutu loncat, Gaya Online Trading ini sangat aktif, namun hanya berusaha mendapatkan profit kecil. Trader jenis ini hanya menyimpan posisi dalam hitungan detik atau menit. Meskipun kecil, tapi karena dilakukan dalam frekuensi tinggi dan jumlah dana besar, total keuntungannya juga lumayan. Sedikit-sedikit, lama-lama pun menjadi bukit.
2. Tipe Day Trader
Gaya Trading: Agresif
Jumlah Trading: Banyak
Time Frame: Pendek (menit-jam)
Chat: M15-H1
Gaya Online Trading dari trader ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian. Biasanya trader membuka beberapa posisi dalam sehari. Mirip dengan scalper hanya saja lebih sedikit lama dalam membuka posisi, kisarannya antara beberapa menit sampai jam per trading. Biasanya mereka beli pada pagi hari dan menjualnya pada sore hari. Sifat trader jenis ini sangat spekulatif dan tujuannya murni mencari Capital Gain dari selisih harga.
3. Tipe Swing Trader
Gaya Trading: Cukup Agresif
Jumlah Trading: Cukup Banyak
Time Frame: Panjang (hari-minggu)
Chat: H4-D1
Gaya Online Trading dari Swing Trader ini berusaha mengambil keuntungan dari fluktuasi atau goyangan (swing) harga dalam periode lebih panjang kisarannya antara beberapa hari sampai beberapa minggu.
4. Tipe Position Trader
Gaya Trading: Pasif
Jumlah Trading: Sedikit
Time Frame: Panjang (hari-minggu)
Chat: H4-D1
Gaya Trader ini menggunakan time horeizon yang lebih panjang. Ia bisa membuka posisi sampai jangka waktu minggu sampai bulan. Trader jenis ini juga bisa dikategorikan sebagai middle term investor, karena time horizonnya yang cukup panjang.
Catatan:
Tick: Chart dengan periode sangat pendek (detik)
M1: Chart dengan periode 1 menit
M2: Chart dengan periode 5 menit
M3: Chart dengan periode 15 menit
H1: Chart dengan periode 1 jam
H4: Chart dengan periode 4 jam
D1: Chart dengan periode 1 hari
W1: Chart dengan periode 1 Minggu
Demikian kita telah belajar mengenali tipe dan mengklasifikasi gaya Online Trading masing-masing trader. Semoga bermanfaat. Happy Profit.
1. Tipe Trader Scalper
Gaya Trading: Agresif
Jumlah Trading: Banyak
Time Frame: Sangat Pendek (menit-jam)
Chart: Tick-M5
Arti sebenarnya dari kata scalper adalah kutu loncat, Gaya Online Trading ini sangat aktif, namun hanya berusaha mendapatkan profit kecil. Trader jenis ini hanya menyimpan posisi dalam hitungan detik atau menit. Meskipun kecil, tapi karena dilakukan dalam frekuensi tinggi dan jumlah dana besar, total keuntungannya juga lumayan. Sedikit-sedikit, lama-lama pun menjadi bukit.
2. Tipe Day Trader
Gaya Trading: Agresif
Jumlah Trading: Banyak
Time Frame: Pendek (menit-jam)
Chat: M15-H1
Gaya Online Trading dari trader ini mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian. Biasanya trader membuka beberapa posisi dalam sehari. Mirip dengan scalper hanya saja lebih sedikit lama dalam membuka posisi, kisarannya antara beberapa menit sampai jam per trading. Biasanya mereka beli pada pagi hari dan menjualnya pada sore hari. Sifat trader jenis ini sangat spekulatif dan tujuannya murni mencari Capital Gain dari selisih harga.
3. Tipe Swing Trader
Gaya Trading: Cukup Agresif
Jumlah Trading: Cukup Banyak
Time Frame: Panjang (hari-minggu)
Chat: H4-D1
Gaya Online Trading dari Swing Trader ini berusaha mengambil keuntungan dari fluktuasi atau goyangan (swing) harga dalam periode lebih panjang kisarannya antara beberapa hari sampai beberapa minggu.
4. Tipe Position Trader
Gaya Trading: Pasif
Jumlah Trading: Sedikit
Time Frame: Panjang (hari-minggu)
Chat: H4-D1
Gaya Trader ini menggunakan time horeizon yang lebih panjang. Ia bisa membuka posisi sampai jangka waktu minggu sampai bulan. Trader jenis ini juga bisa dikategorikan sebagai middle term investor, karena time horizonnya yang cukup panjang.
Catatan:
Tick: Chart dengan periode sangat pendek (detik)
M1: Chart dengan periode 1 menit
M2: Chart dengan periode 5 menit
M3: Chart dengan periode 15 menit
H1: Chart dengan periode 1 jam
H4: Chart dengan periode 4 jam
D1: Chart dengan periode 1 hari
W1: Chart dengan periode 1 Minggu
Demikian kita telah belajar mengenali tipe dan mengklasifikasi gaya Online Trading masing-masing trader. Semoga bermanfaat. Happy Profit.
No comments:
Post a Comment